IBU GURU KAMI

 

“ibu guru kami pandai bernyanyi…

                Pandai bercerita asyik sekali…

                Kami dibimbingnya dengan setulus hati…

                Jadi orang berguna di kemudian hari…”

 

 

Kukenal sejak kecil lagu itu dan masih hafal. Sampai sekarang aku terkesan dengan lagu itu yang menggambarkan seorang guru idola muridnya. Dulu waktu aku mengajarkan kembali lagu itu pada anak Taman Kanak-kanak, aku membayangkan, mungkin ibu guru maha idola adalah yang pandai bernyanyi, menari, puisi, bercerita, menulis, berdakwah, ngemsi, pemateri seminar, aktif di masyarakat, bisa membuat aneka keterampilan, masaknya enak…cantik…disukai murid karena baik dan cara mengajarnya mudah dipahami.

 

Eh, adakah ibu guru yang juga wartawan, penulis, peneliti, dai, entertainer, budayawati, dan aktivis? Kalau ada, aku mau mengatakan, bahwa Ibu memang pandai tapi tak perlu repot ingin dapat baik secara sempurna pada semua minat ibu, sebab, ibu perlu istirahat, sebab, diri ibu juga berhak ibu layani selayaknya.

 

O, sebenarnya aku ingin berpesaan pada ibu guru tersebut untuk memprioritaskan pekerjaan yang lebih banyak menuntut waktu dan konsentrasi ibu, asal ibu tidak lupa bernyanyi dalam waktu istirahat ibu dan bercerita di waktu senggang ibu.

 

Tasik, Februari 2000

Ida Hidayatul Aliyah

Facebook Comments

Tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *