QURBAN: UPAYA PENUMBUHAN BUDI PEKERTI

qurban1

Oleh: M. Taufiq Rahman

Surah al-Kautsar (QS. 108: 1-3) menyuruh kita untuk beribadah salat dan qurban sebagai rasa terimakasih kita kepada Allah atas nikmat yang Dia berikan kepada kita selama ini. Nikmat tersebut disebutkan jumlahnya, yaitu nikmat yang banyak (al-kautsar, dari kata katsir). Disini perintah salat digandengkan dengan perintah qurban. Ibadah salat yang bersifat individual (fardiyah) digandengkan dengan ibadah qurban yg bersifat sosial (ijtima‘iyyah). Tetapi pembagian itu tidak terlalu ketat. Sebab ibadah salat yang individual dapat pula berarti ibadah sosial manakala dikerjakan secara berjamaah, seperti salat ied, salat jum’at atau salat-salat berjama’ah lainnya.

Demikian pula ibadah qurban yang secara lahiriah nampak sebagai ibadah sosial, yaitu bahwa kita bergotong-royong membagi-bagikan daging dari mereka yang menyembelih qurban kepada saudara-saudara seiman mereka; namun sebetulnya bersifat ibadah individual (fardiyah). Continue reading

BETULKAH MALAIKAT BERSAYAP?

broken angel

                Sejak dulu, dalam agama Samawi, malaikat atau bidadari (angel) telah dipercayai sebagai makhluk Tuhan yang mulia, makhluk ghaib yang jika menjelma memiliki wajah (laki-laki maupun perempuan) rupawan dan bersayap, dipercayai melindungi hidup manusia sehingga dipuja dan disembah dalam agama tertentu.

       Belakangan malaikat sering jadi inspirasi, bukan hanya diserupakan dalam bentuk patung, tetapi sering ditujukan pada seorang pahlawan yang berhati mulia. Itu diungkap dalam syair lagu, film, karya-karya biografi, terlebih karya sastra.

           Bagi kita, umat Islam, percaya keberadaan malaikat adalah rukun Iman yang semoga keimanan kita tak tergoyahkan. “Hendaklah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, serta Hari Kemudian, dan hendaklah engkau beriman kepada Qadha dan Qadar, kebaikan maupun keburukannya” (HR Muslim). Continue reading

POKEMON GO, JIN DAN MANUSIA

pokemon jinOleh: M. Taufiq Rahman

Jika manusia dulu hidup pada masa sekarang, barangkali Pokemon Go itu dianggap jin, dan smart phone yang cari Pokemon Go-nya itu dianggap sebagai alat untuk menangkap jin itu. Persis seperti kendi tertutup untuk Jin Baghdad. Seperti jin, monster-monster saku Pokemon Go bergerak-gerak hidup, dan kita dapat menangkapnya dengan smart phone. Seperti jin pula, dengan mata telanjang kita tidak dapat melihatnya.

Cerita bangsa jin dalam teks-teks keagamaan memang cukup misterius. Demikian sehingga ada kalangan ulama zaman dulu, menyebut jin itu seperti sel-sel, termasuk sel-sel penyakit. Point-nya barangkali karena ada makhluk tapi tidak terlihat. Dianggaplah sel-sel itu sebagai jin. Continue reading

HIKMAH KISAH DALAM AL-QUR’AN

kisahOleh: M. Taufiq Rahman

Qashash al-Qur’an atau kisah-kisah al-Qur’an adalah merupakan bagian dari al-Qur’an. Al-Qur’an mengandung mukjizat atau keistimewaan yang tersendiri, di samping mukjizat-mukjizat atau keistimewaan lain yang dianugerahkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. dan para nabi lain terdahulu sebelum beliau. Maka sudah tidak syak lagi bahwa dalam kisah-kisah al-Qur’an terdapat mukjizat secara tersendiri pula, yang tidak terpisahkan dengan mukjizat-mukjizat lainnya.

Qashash ini mengandung arti menggunting, memangkas, mendekati, menceritakan dan mengikuti (jejak). (Al-Munawwir, 1997:1126). Continue reading